255 Peserta Ikuti Pelatihan Jagal Halal di Tanggamus, PCNU Tekankan Pentingnya Syariat dan Higienitas
LAMPUNGKU.ID, TANGGAMUS Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tanggamus menggelar pelatihan tukang jagal halal atau Kang Jalal di Aula Global Nusantara PCNU Tanggamus, Sabtu,(16/5/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 255 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanggamus.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, sekaligus memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan pangan.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanggamus, KH M Rais, menegaskan pentingnya memastikan kehalalan makanan tidak hanya dari jenis hewan, tetapi juga dari proses penyembelihannya.
“Jangan sampai makan barang halal tetapi menjadi haram. Hewannya halal, tetapi jika tata cara penyembelihannya tidak sesuai syariat, maka menjadi haram,” ujarnya. Minggu,(17/5/2026). dikutip dari NU Online Lampung
Ia menambahkan, sebagai mayoritas penduduk Muslim, masyarakat Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga konsumsi makanan yang halal dan thayyib.
“Warga Nahdlatul Ulama harus berperan aktif menghadirkan makanan yang baik, sehat, dan sesuai ketentuan agama dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PCNU Tanggamus, KH Samsul Hadi, menilai keberadaan tukang jagal halal semakin dibutuhkan seiring meningkatnya konsumsi daging di masyarakat.
“Kebutuhan daging ayam maupun sapi kini menjadi bagian dari konsumsi harian masyarakat, termasuk dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa proses penyembelihan yang tidak sesuai syariat dapat berdampak pada kehalalan daging.
“Jika proses penyembelihannya tidak dilakukan dengan baik dan sesuai syariat, maka daging tersebut bisa menjadi haram untuk dikonsumsi,” tegasnya.
KH Samsul Hadi berharap para kader Kang Jalal dapat menjadi pelopor dalam menyediakan pangan yang halal, sehat, dan higienis di tengah masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan hewan.
“Kesehatan hewan sangat dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi, mulai dari fikih penyembelihan (udhiyyah), kesejahteraan hewan, teknik penyembelihan, praktik penanganan hewan, hingga teknik mengasah bilah pisau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Inisiator Kang Jalal Lampung Arman Mashduqi, Rais Syuriyah PCNU Tanggamus KH Marzuki Amin, Wakil Rais Syuriyah KH M Ali Musthofa, Katib Syuriyah KH Ahmad Damiri, serta Ketua JATMAN Tanggamus KH Ahmad Mahfudz.(*)



