Diduga Pelaku Penembakan Bripka Arya Ditangkap di Dekat Masjid, Polisi Masih Bungkam

Diduga Pelaku Penembakan Bripka Arya Ditangkap di Dekat Masjid, Polisi Masih Bungkam
Foto Penangkapan Terduga Pelaku Penembakan Anggota Polisi / Tangkap Layar

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Sebuah video viral  penangkapan terduga pelaku penembakan anggota polisi di Bandar Lampung beredar luas di media sosial dan menyita perhatian warganet. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah petugas mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena.

Penangkapan tersebut dikabarkan berlangsung di kawasan Masjid Agung, Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Terduga pelaku disebut-sebut merupakan warga Kecamatan Jabung, Lampung Timur. Senin,(11/5/2026).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan terduga pelaku yang diduga menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena. Konfirmasi dari pihak berwenang masih dinantikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Diberitakan sebelumnya, Peristiwa penembakan ini bermula dari upaya Bripka Anumerta Arya Supena menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di depan sebuah toko kue di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Sabtu (10/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat kejadian, Bripka Anumerta Arya Supena datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY. Setibanya di tempat kejadian, ia memergoki dua pria yang diduga tengah berusaha mencuri sepeda motor Honda Beat biru putih bernomor polisi BE 2826 NBM yang terparkir di depan toko.

“Waktu itu anggota hanya menegur, lalu tiba-tiba pelaku langsung menodongkan senjata dan menembak,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Satu peluru yang ditembakkan pelaku mengenai tubuh Bripka Anumerta Arya Supena dan menyebabkan luka berat. Korban segera dilarikan dalam kondisi kritis ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

“Korban sempat dirawat intensif, tetapi nyawanya tidak tertolong,” kata seorang petugas medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Hingga kini, masyarakat menunggu pernyataan resmi kepolisian terkait identitas dan motif pelaku, serta kepastian soal video penangkapan yang sudah terlanjur viral di media sosial.(*)

Editor: Muklis