Kemenag Bandar Lampung Tegaskan Pelayanan Prima sebagai Wajah Utama Pengabdian kepada Umat
LAMPUNGKU.ID, BANDAR LAMPUNG Pelayanan prima ditegaskan sebagai wajah terdepan Kementerian Agama yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menekankan, aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama wajib menghadirkan layanan yang cepat, tepat, ramah, dan tulus sebagai bentuk nyata pengabdian kepada umat.
“ASN Kementerian Agama adalah pelayan umat. Melayani bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan hati, integritas, dan empati. Pelayanan terbaik akan melahirkan kepercayaan publik terhadap institusi,” tegasnya saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima di aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bandar Lampung itu diikuti 40 peserta yang berasal dari unsur humas, protokol, front office atau petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), petugas keamanan, serta perwakilan layanan dari MAN, MTsN, dan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bandar Lampung.
Dalam laporannya, Ketua Tim Humas, Kerukunan Umat Beragama (KUB), dan Protokol, Alifah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan reformasi birokrasi tematik melalui peningkatan kualitas layanan publik dan internalisasi budaya kerja pelayanan prima di lingkungan Kementerian Agama.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan sikap pelayanan ASN agar lebih cepat, tepat, ramah, dan berempati kepada masyarakat. Kami juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pelayanan publik merupakan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah,” ujarnya.
Perwakilan Bank Syariah Indonesia, Andi Kurniawan, mengapresiasi sinergi yang terbangun bersama Kementerian Agama Kota Bandar Lampung dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pelayanan publik.
“Kami menilai kolaborasi ini sebagai langkah positif dalam membangun budaya layanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” kata Andi.
Pelatihan pelayanan prima ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Kegiatan ini sejalan dengan implementasi nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya berorientasi pelayanan, akuntabel, adaptif, dan kolaboratif.(*)



