Digerebek Warga Tengah Malam, Pengusaha Konter Beristri Ditemukan di Rumah Janda di Purwosari

Digerebek Warga Tengah Malam, Pengusaha Konter Beristri Ditemukan di Rumah Janda di Purwosari
Foto Ilustrasi

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Seorang pengusaha pemilik gerai telepon seluler (konter) bernama Wendi, warga Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, diamankan warga Desa Purwosari, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, setelah kedapatan berada di dalam rumah seorang janda pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setempat karena Wendi diketahui telah berstatus menikah. 

Sementara itu, perempuan yang ditemuinya di rumah tersebut adalah Vina, seorang janda yang sebelumnya pernah bekerja sebagai karyawan di gerai milik Wendi.

Menurut informasi yang dihimpun, warga telah lama merasa resah lantaran Wendi kerap datang ke rumah Vina hingga larut malam. 

Keresahan itu akhirnya memuncak ketika sejumlah warga memutuskan untuk melakukan pemantauan dan menangkap basah Wendi saat berada di dalam rumah tersebut.

Kepala Desa Purwosari, Edi Sutopo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku turut menyaksikan langsung proses penangkapan oleh warga.

"Saya bersama warga mendapati Wendi berada di dalam rumah Vina sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, sepeda motor milik Wendi juga sudah berada di dalam rumah tersebut," kata Edi Sutopo, Kamis (16/7/2026).

Edi menjelaskan, warga sebelumnya telah beberapa kali mengetahui kedatangan Wendi ke rumah Vina pada malam hari. 

Kondisi itu membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan mempertanyakan perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan desa.

"Warga sudah cukup lama merasa resah. Mereka menilai peristiwa seperti ini tidak baik bagi lingkungan dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada perangkat desa, Wendi dan Vina telah menjalin hubungan selama kurang lebih dua bulan.

Setelah diamankan warga, Wendi kemudian dibawa ke Balai Desa Purwosari untuk dimintai keterangan di hadapan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Dusun I Desa Purwosari, Marsudi, membenarkan langkah tersebut.

"Setelah diamankan warga bersama kepala desa, yang bersangkutan langsung dibawa ke Balai Desa Purwosari untuk dimintai penjelasan," kata Marsudi.

Sejumlah warga disebut meminta agar Wendi bertanggung jawab atas perbuatannya. 

Namun hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum menyampaikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut maupun sikap yang akan diambil terkait peristiwa tersebut.(*)

Editor: Suprapto