Ribuan Warga Kecewa, Jokowi Batal Hadir di Lampung Timur

Ribuan Warga Kecewa, Jokowi Batal Hadir di Lampung Timur
Panitia Penyelenggara Menitipkan Salam Kepada Jokowi Melalui Perwakilan dari Solo

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Suasana haru dan amarah menyelimuti kawasan Randu Mas, Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, pada Minggu (28/6/2026). 

Ribuan warga yang telah berkumpul sejak pagi harus menelan kekecewaan mendalam setelah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dipastikan batal hadir dalam acara silaturahmi yang telah dijadwalkan.

Kekecewaan ini bukan tanpa alasan. Panitia pelaksana diketahui telah mencurahkan tenaga dan waktu selama 30 hari penuh untuk mempersiapkan penyambutan sang tokoh negarawan.

Namun, penantian panjang masyarakat dari 23 desa tersebut berakhir dengan ketidakpastian. 

Pembatalan sepihak yang tanpa alasan jelas ini membuat warga merasa dipermainkan.

Ketua Panitia Tim Penyambutan tidak mampu membendung air matanya di hadapan massa. Ia menangis tersedu-sedu, merasa malu dan terpukul atas kegagalan menghadirkan sosok yang sangat dinanti oleh masyarakat adat Sekampung Limo Mego.

Kekesalan warga memuncak saat pihak perwakilan mencoba meredam situasi dengan membagikan paket sembako. 

Secara serentak, warga menolak bantuan tersebut dan menuntut kehadiran fisik sang mantan presiden.

"Kami tidak butuh sembako! Kami hanya ingin Bapak Jokowi hadir di sini. Mereka sangat menyayangi beliau, tapi kenyataan hari ini sangat menyayat hati," ujar salah seorang perwakilan warga dengan nada tinggi di hadapan massa.

(Ribuan Masyarakat kecewa Menunggu Kedatangan Jokowi karena Batal Hadir)

Situasi di lokasi sempat memanas ketika warga mencecar beberapa orang yang dianggap sebagai perwakilan tim dari Solo. 

Salah satu pria bernama Heru, yang disebut-sebut sebagai tangan kanan pihak penyelenggara pusat, tidak mampu memberikan jawaban memuaskan.

"Jelaskan kepada kami, Pak! Benar-benar bikin kami bingung. Kami sudah capek meladeni persiapan ini!" seru salah seorang panitia kepada Heru.

Heru pun tampak gamang saat memberikan penjelasan di tengah kepungan warga. "Saya sebenarnya hanya hadir untuk menyaksikan kemegahan acara ini. Mengenai koordinasi, semuanya ada di tangan Pak Bustami yang selalu berkomunikasi dengan Pak Mulyono," dalihnya.

Tidak hanya warga lokal, kekecewaan juga datang dari kelompok Bela Budaya Nusantara yang hadir dari berbagai kabupaten. 

Ketua Umum Bela Budaya Nusantara menyatakan bahwa pihaknya telah mengikuti seluruh petunjuk pelaksana dan teknis dari tim pusat, namun hasil akhirnya justru nihil.

"Kami sangat kaget dan terpukul. Pembatalan ini dilakukan secara sepihak tanpa alasan apa pun. Padahal, masyarakat sudah memasang spanduk dan mengerahkan segalanya tanpa rasa lelah," ungkapnya dengan wajah lesu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun perwakilan resmi Joko Widodo mengenai alasan pembatalan kunjungan ke Lampung Timur tersebut. 

Lokasi acara yang semula disiapkan meriah kini hanya menyisakan atribut penyambutan yang terbengkalai dan warga yang membubarkan diri dengan perasaan dongkol.(*)

Editor: Muklis