MTQ Lampung Utara Bangkit Setelah Sembilan Tahun Vakum, Abung Selatan Bidik Juara Umum
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG UTARA Penantian panjang masyarakat Kabupaten Lampung Utara akhirnya terjawab. Setelah vakum selama sembilan tahun, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Lampung Utara dipastikan kembali digelar pada 20–24 Juli 2026.
Ajang syiar Islam terbesar di tingkat kabupaten tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, dan diikuti oleh kafilah dari 23 kecamatan.
Kembalinya MTQ tingkat kabupaten menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menghidupkan kembali syiar Al-Qur'an serta memperkuat pembinaan generasi Qurani.
Meski berlangsung di tengah kebijakan efisiensi anggaran, persiapan penyelenggaraan terus dimaksimalkan agar kegiatan berjalan sukses.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Destri Emilda, mengatakan bahwa progres persiapan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen.
"MTQ ke-45 Kabupaten Lampung Utara akan dilaksanakan pada 20 hingga 24 Juli 2026. Seluruh tahapan persiapan terus kami percepat agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses," kata Destri, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, MTQ tahun ini akan mempertandingkan sembilan cabang lomba, yaitu Seni Baca Al-Qur'an, Qira'at Al-Qur'an, Hafalan Al-Qur'an, Tafsir Al-Qur'an, Musabaqah Hadis, Fahmil Al-Qur'an, Syarhil Al-Qur'an, Khat Al-Qur'an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an.
Sementara itu, Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik, menegaskan bahwa wilayahnya siap menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-45.
Berbagai koordinasi terus dilakukan bersama organisasi perangkat daerah, unsur keamanan, tokoh agama, dan masyarakat guna memastikan seluruh kebutuhan kegiatan terpenuhi.
"Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Pada prinsipnya, Kecamatan Abung Selatan siap menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Lampung Utara," ujar Agus.
Guna mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan akan menambah fasilitas penerangan jalan di sekitar lokasi acara, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab terhadap kebersihan kawasan.
Pengamanan kegiatan akan melibatkan Satpol PP bersama unsur TNI dan Polri.
Panitia juga menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Abung Semuli untuk membantu pengamanan serta mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan mengingat lokasi penyelenggaraan berada di kawasan perbatasan Kecamatan Abung Selatan dan Kecamatan Abung Semuli.
Selain menyiapkan arena pelaksanaan, panitia telah menyediakan fasilitas penginapan bagi seluruh kafilah di lingkungan Pondok Pesantren Wali Songo.
Sejumlah survei juga telah dilakukan guna memastikan sarana dan prasarana siap digunakan saat pelaksanaan nanti.
Agus optimistis MTQ ke-45 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat syiar Al-Qur'an, melahirkan qari dan qariah berprestasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"MTQ bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini merupakan momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an, melahirkan qari dan qariah berprestasi, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat," katanya.
Sebagai tuan rumah, Kecamatan Abung Selatan akan menurunkan 31 peserta dan 10 ofisial.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Abung Selatan memasang target tinggi pada penyelenggaraan MTQ tahun ini.
"Kami menargetkan dapat meraih gelar juara umum pada MTQ ke-45 Kabupaten Lampung Utara," tegas Agus.
MTQ ke-45 menjadi penyelenggaraan pertama sejak kegiatan tersebut terakhir digelar pada 2017.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap ajang ini menjadi titik awal kebangkitan pembinaan tilawah Al-Qur'an, mempererat ukhuwah Islamiah, serta melahirkan lebih banyak generasi Qurani berprestasi dari seluruh kecamatan di daerah tersebut.(*)

