Ela Siti Nuryamah Ajak Petani Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang Tepat Sasaran

Ela Siti Nuryamah Ajak Petani Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang Tepat Sasaran
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petani, dan PT Petrokimia Gresik

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengajak seluruh petani untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan pupuk yang tepat dan peningkatan produktivitas pertanian. 

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan diskusi interaktif bertajuk Penjaringan Aspirasi Petani dan Kendala Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Lapangan yang digelar di Kios Kurnia Tani, Desa Nampirejo, Kecamatan Batanghari, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara petani, pemerintah daerah, PT Petrokimia Gresik, distributor, serta kios resmi guna membahas berbagai kendala yang masih dihadapi dalam penyaluran pupuk bersubsidi di lapangan. 

Melalui forum itu, berbagai masukan dari petani dihimpun untuk memperbaiki sistem distribusi agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu mendukung peningkatan hasil panen.

Dewan Komisaris PT Petrokimia Gresik, Luluk Nur Hamidah, menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada petani dengan mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang berkembang di daerah.

“Kami hadir untuk mendengar harapan dan masukan dari para petani. Komitmen PT Petrokimia Gresik adalah terus menjaga kualitas produk dan pelayanan guna mendukung ketahanan serta kedaulatan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Lampung Timur,” kata Luluk.

Dalam kesempatan tersebut, Luluk juga memperkenalkan layanan mobil uji tanah gratis yang disediakan PT Petrokimia Gresik. Layanan itu bertujuan membantu petani mengetahui kondisi unsur hara tanah sehingga pemupukan dapat dilakukan sesuai kebutuhan tanaman.

“Melalui uji tanah, petani dapat mengetahui dosis pemupukan yang tepat, tidak kurang dan tidak berlebihan. Kami berharap layanan ini dimanfaatkan secara berkala agar hasil pertanian semakin optimal,” ujarnya.

PT Petrokimia Gresik juga menyampaikan bahwa alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2026 mencapai 139.097 ton. 

Penyalurannya harus berpedoman pada prinsip 7 Tepat, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran kepada petani yang berhak menerima.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan nasional. 

Menurutnya, Lampung merupakan salah satu lumbung pangan Indonesia, sedangkan Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah penyangga utama yang memiliki kontribusi besar terhadap produksi pangan.

“Saya mengajak seluruh petani untuk memanfaatkan pupuk secara bijak sesuai rekomendasi dan terus meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung Timur,” tegas Ela Siti Nuryamah.

Ia juga mengapresiasi langkah PT Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia yang terus menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi maupun non-subsidi bagi petani. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, pelaku distribusi, dan petani menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Melalui diskusi tersebut, berbagai aspirasi yang disampaikan petani diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama untuk menyempurnakan pelayanan dan distribusi pupuk bersubsidi. 

Dengan penyaluran yang semakin tertib dan tepat sasaran, produktivitas pertanian di Lampung Timur diharapkan terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.(*)

Editor: Muklis