Kebangkitan Syiar Islam di Bumi Ragem Tunas Lampung: MTQ Ke-45 Kembali Bergema Setelah Sembilan Tahun Vakum
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG UTARA Lantunan suci ayat-ayat Al-Qur'an kembali menggema dengan khidmat di Kabupaten Lampung Utara. Setelah sempat terhenti selama hampir satu dekade, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-45 tingkat kabupaten resmi dibuka kembali di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, Senin (20/7/2026) malam.
Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis. Ribuan masyarakat tampak memadati arena utama sejak sore hari untuk menyaksikan defile kafilah dari 23 kecamatan serta berbagai pertunjukan seni Islami yang menandai bangkitnya tradisi keagamaan di daerah tersebut.
Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, penyelenggaraan kembali MTQ ini merupakan momentum krusial untuk menghidupkan kembali pembinaan generasi Qurani.
Bupati Hamartoni menegaskan bahwa ajang ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan harus menjadi batu loncatan bagi para qari dan qariah untuk berprestasi di kancah nasional.
"MTQ ini adalah ikhtiar kolektif kita untuk membangun masyarakat yang religius sekaligus mencetak generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Lampung Utara di tingkat yang lebih tinggi," ujar Hamartoni
Selain sebagai sarana kompetisi, Bupati juga mengungkapkan ambisinya agar Lampung Utara kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Lampung di masa mendatang.
Ia optimistis bahwa dengan sejarah sebagai juara umum pada MTQ tingkat provinsi ke-40 dan pengalaman menjadi tuan rumah pada 2011, daerahnya telah memiliki kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia yang mumpuni.
"Kami memiliki keyakinan bahwa Lampung Utara sangat layak untuk kembali mengambil peran strategis sebagai penyelenggara di tingkat provinsi. Pengalaman dan fasilitas yang kita miliki saat ini menjadi modal utama untuk menyelenggarakan ajang bergengsi tersebut," tambah Hamartoni
Perhelatan MTQ ke-45 ini dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juli 2026, dengan melibatkan 286 kafilah yang akan bertanding dalam sembilan cabang perlombaan, mulai dari Seni Baca Al-Qur'an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an.
Antusiasme warga juga terlihat sangat besar menyambut kembalinya tradisi ini. Maya, salah seorang warga yang hadir, mengungkapkan rasa harunya atas terselenggaranya kembali acara ini.
"Setelah sembilan tahun menanti, semangat syiar Islam ini kini kembali menyala dari Pondok Pesantren Wali Songo. Ini adalah kebanggaan bagi kami warga Lampung Utara," tuturnya singkat.(*)

