Halalbihalal PWI Lampung Timur: Pers Harus Jaga Marwah dan Etika Jurnalistik
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Timur menggelar acara halalbihalal dalam rangka hari raya Idul Fitri 1447 H penuh dengan keakraban, Sabtu (28/3/2026).
Acara yang digelar di kediaman ketua PWI Lampung Timur, Muklis, desa Gedung Dalem Batanghari Nuban ini dihadiri oleh Bupati Lampung Timur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur yang diwakili Kasi Intel Alifin Nurahmana Wanda, serta Dandim 0429 Lampung Timur yang diwakili oleh Dan Unit Letda Sutarno, PJU Polres dan Forkopimcam.
Turut hadir pula perwakilan Kementerian Agama Lampung Timur, Kepala MAN 1 Lampung Timur, Forkopimcam Batanghari Nuban, Kepala Desa Gedung Dalem, jajaran pengurus dan anggota PWI Lampung Timur, IKWI, serta Ketua PC GP Ansor dan Ketua APKAN. Selain itu, tampak hadir pula para ketua organisasi pers serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Ketua PWI Lampung Timur Muklis menegaskan, Pers pilar ke-4 demokrasi bukan sekedar pelengkap, tetapi bagian penting dari sistem demokrasi yang sehat.
"Karena itu kritik maupun pujian yang disampaikan melalui media sejatinya bentuk koreksi dan kontrol sosial yang berangkat dari fakta di lapangan,"ungkapnya.
Muklis juga mengajak khususnya anggota PWI Lampung Timur untuk terus menjaga marwah profesi dengan mengedepankan etika jurnalistik.
"Mari kita pegang teguh prinsip verifikasi keberimbangan dan independensi dalam setiap pemberitaan,"ajaknya.
Muklis menambahkan, Pers yang sehat profesional dan berintegritas akan menjadi mitra strategis dalam pembangunan.
"Ketika pemerintah daerah dan pers berjalan beriringan dalam koridor masing-masing pembangunan akan lebih tepat sasaran pengawasan publik berjalan baik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga semakin meningkat," pungkasnya
Melalui silaturahmi halalbihalal diharapkan membawa keberkahan dan memperkuat kebersamaan dalam menumbuhkan komitmen untuk terus menjaga etika profesional serta peran pers sebagai pilar ke-4 demokrasi.(*)



