Lampung Timur Mantapkan Peran Lumbung Pangan dan Ekonomi Biru di Usia ke-27

Lampung Timur Mantapkan Peran Lumbung Pangan dan Ekonomi Biru di Usia ke-27
Bupati Ela Siti Nuryamah dan Wakil Bupati Azwar Hadi Saat di Wawancara dalam Acara Paripurna Istimewa

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk memantapkan peran sebagai lumbung pangan dan daerah penopang ekonomi biru di Provinsi Lampung. 

Hal ini disampaikan Bupati Lampung Timur dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lampung Timur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27, di Ruang Paripurna DPRD setempat, Senin (20/4/2026).  

“Lampung Timur memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan dan penopang ekonomi biru di Provinsi Lampung. Kontribusi kita terhadap produksi padi, komoditas pertanian lainnya, serta sektor perikanan dan kelautan terus meningkat dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” ujar Bupati Ela Siti Nuryamah.

Secara makro, kinerja pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) membaik, dan persentase penduduk miskin terus menurun. Menurut Bupati, capaian ini menjadi bukti bahwa program pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kontribusi Lampung Timur terhadap perekonomian Provinsi Lampung.  

Di sektor infrastruktur dan konektivitas, hingga tahun 2023 pemerintah daerah telah membangun dan meningkatkan jalan kabupaten, jalan desa, serta drainase lingkungan. Rehabilitasi tanggul dan peningkatan jalan kabupaten terus dilakukan untuk mendukung mobilitas warga dan kelancaran distribusi hasil produksi.  

Memasuki tahun 2026, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas jalan kabupaten, pembangunan jalan desa dan jembatan, penguatan infrastruktur drainase, serta rehabilitasi tanggul. Upaya ini diperkuat dengan penataan kawasan perkotaan melalui program city beautification. Arah kebijakan ke depan meliputi peningkatan kemantapan jalan, integrasi konektivitas antarkawasan, dan dukungan terhadap munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.  

Pada sektor pembangunan ekonomi daerah, capaian tahun 2025 menunjukkan peningkatan produk unggulan, terutama di bidang pertanian dan perikanan. Sektor pariwisata juga tumbuh signifikan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Realisasi investasi daerah mencatat tren positif, yang dinilai sebagai cerminan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Lampung Timur.  

“Pada tahun 2026, strategi pembangunan ekonomi kami arahkan pada hilirisasi produk dan penguatan industri, pengembangan kawasan pariwisata berbasis desa penyangga, serta penataan ibu kota dan kawasan strategis. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ela.

Dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemerintah daerah melaksanakan berbagai program, antara lain Kartu Sehat Makmur, Kartu Beasiswa Makmur, program skrining kesehatan termasuk tuberkulosis (TBC) dan stunting, Program Sekolah Rakyat, serta bantuan sosial bagi lanjut usia (lansia) tunggal.  

Pada tahun 2026, pembangunan SDM diperkuat melalui peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit umum daerah, perluasan program pendidikan dan kesehatan, serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.  

Lampung Timur juga meneguhkan komitmen sebagai daerah konservasi dan berkelanjutan. Pengembangan perhutanan sosial terus diperluas dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Program kader ekologi digencarkan sebagai sarana edukasi dan peningkatan partisipasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan.  

Di sisi lain, penguatan city branding “Makmur Lestari” dilakukan untuk mempertegas identitas Lampung Timur sebagai daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.  

Sasaran pembangunan tahun 2027 difokuskan pada peningkatan IPM, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan penurunan angka kemiskinan. Peningkatan kualitas infrastruktur, reformasi birokrasi, serta pengendalian ketimpangan pendapatan menjadi prioritas utama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif.  

Dalam perencanaan ke depan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menekankan lima instruksi utama, yakni penguatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, pengembangan ekonomi daerah, peningkatan pelayanan publik dan reformasi birokrasi, serta optimalisasi penggunaan APBD yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.  

Sejumlah proyek strategis daerah telah dan akan terus dilaksanakan, antara lain pembangunan jembatan, peningkatan jalan raya, pembangunan rumah sakit umum, pengembangan Sekolah Rakyat, pembangunan instalasi pengolahan sampah terpadu, serta pengembangan kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.  

Pengembangan kawasan dilakukan secara terintegrasi melalui pembangunan kawasan wisata desa penyangga, kawasan perhutanan sosial, kawasan hilirisasi pertanian dan pariwisata, serta penguatan ekonomi biru. Penataan Ibu Kota Sukadana menjadi fokus utama untuk menciptakan pusat pemerintahan yang representatif, modern, dan berdaya saing.  

“Seluruh capaian dan rencana pembangunan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mewujudkan Lampung Timur yang maju, mandiri, dan sejahtera. Keberhasilan pembangunan tidak mungkin tercapai tanpa dukungan DPRD, dunia usaha, dan partisipasi aktif masyarakat,” tegas mbak Ela (sapaan akrabnya).

Pada momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Lampung Timur, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan ini sebagai penguat tekad untuk terus melangkah maju, bekerja lebih optimal, dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.  

“Tantangan yang masih kita hadapi adalah agenda bersama yang harus diselesaikan melalui penguatan sinergi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan dorongan inovasi di berbagai sektor, demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Bumei Tuwah Bepadan,” pungkasnya.(*)

Editor: Muklis