Warga Diminta Tenang Jelang Iduladha, Pemprov DKI Tegas Cegah Aksi Borong Pangan
LAMPUNGKU.ID, JAKARTA Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau "panic buying" menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman bagi seluruh warga.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mengendalikan inflasi pangan.
Ia menyebutkan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keseimbangan pasar dengan berbelanja secara bijak.
“Masyarakat kami harapkan tidak melakukan pembelian berlebihan. Belanjalah sesuai kebutuhan agar harga tetap stabil dan pasokan pangan dapat dinikmati secara merata,” ujar Chico. Minggu,(24/5/2026).
Menurutnya, kenaikan harga sejumlah bahan pangan saat ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang hari raya kurban.
Selain itu, kondisi cuaca juga turut memengaruhi produksi, khususnya komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.
Chico menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi berdampak pada hasil panen yang menurun, baik dari segi jumlah maupun kualitas.
Hal tersebut menyebabkan harga beberapa komoditas mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta terus melakukan pemantauan harga secara berkala di berbagai pasar tradisional.
Pemantauan ini dilakukan secara langsung di lapangan serta melalui sistem digital Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).
Di sisi lain, Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari produsen, distributor, hingga badan usaha milik daerah seperti Perumda Dharma Jaya.
Langkah ini bertujuan memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan tetap terjaga. Jika diperlukan, kami akan melakukan intervensi melalui pasar murah maupun penyaluran pangan bersubsidi,” kata Chico.
Terkait kebutuhan hewan kurban, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan ketersediaan stok dalam kondisi aman. Persiapan telah dilakukan lebih awal melalui Perumda Dharma Jaya dengan menyiapkan ribuan ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami menjamin ketersediaan hewan kurban. Persiapan telah dilakukan sejak awal agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak kesulitan memperoleh hewan kurban,” tuturnya.(*)



