Bupati Ela Perkuat Dukungan untuk Anak Terlantar di LKSA Sabilul Hikmah

Bupati Ela Perkuat Dukungan untuk Anak Terlantar di LKSA Sabilul Hikmah
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengunjungi LKSA Sabilul Hikmah di Kecamatan Purbolinggo

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Sabilul Hikmah di Kecamatan Purbolinggo sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perlindungan dan pembinaan anak-anak yatim, piatu, serta anak-anak terlantar yang diasuh di lembaga tersebut.

Kunjungan itu disambut Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Ma'ruf Abidin, pengurus LKSA Sabilul Hikmah, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf Abidin menjelaskan bahwa LKSA Sabilul Hikmah saat ini mengasuh puluhan anak dengan latar belakang yang beragam. 

Selain anak yatim dan piatu, terdapat pula anak-anak terlantar yang tidak diketahui keberadaan orang tuanya.

"Ada seorang anak yang berasal dari Jakarta dan datang ke sini dalam kondisi terlantar. Alhamdulillah, sekarang anak itu mulai menghafal Al-Qur'an. Hal tersebut menjadi kebahagiaan bagi kami. Mendampingi anak-anak dengan kondisi seperti ini tentu tidak mudah, tetapi para pengasuh terus berupaya membimbing mereka agar dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik," kata Ma'ruf.

Ia menegaskan bahwa LKSA Sabilul Hikmah terbuka bagi semua anak yang membutuhkan pengasuhan tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun agama.

"Kami menerima siapa saja yang membutuhkan bantuan. Tidak melihat berasal dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, atau organisasi lainnya. Bahkan jika ada anak non-Muslim yang memerlukan pengasuhan, kami siap membantu. Yang utama bagi kami adalah nilai kemanusiaan dan upaya mengangkat harkat serta martabat anak-anak yang membutuhkan kasih sayang," ujarnya.

Menurut Ma'ruf, LKSA Sabilul Hikmah telah mengantongi akreditasi dan selama ini mendapatkan dukungan dari para dermawan. Setiap tahun, lembaga tersebut juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang hasilnya dibagikan kepada anak-anak asuh dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah dan seluruh pengurus LKSA Sabilul Hikmah yang konsisten memberikan pengasuhan, pendidikan, serta pembinaan karakter bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

Menurut Ela, keberadaan LKSA memiliki peran penting karena tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak, tetapi juga membantu memulihkan kondisi mental dan psikologis mereka.

"Anak-anak di LKSA tidak hanya membutuhkan bantuan ekonomi. Banyak di antara mereka yang kehilangan kasih sayang, mengalami keluarga yang tidak harmonis, bahkan memerlukan pemulihan mental. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai lembaga sosial," ungkap Ela.

Ela juga meminta Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur untuk memperkuat pendataan dan pendampingan terhadap seluruh LKSA di wilayah tersebut. Ia mendorong sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dunia usaha, komunitas filantropi, dan program orang tua asuh agar kebutuhan anak-anak di panti dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

"Saya meminta Dinas Sosial untuk lebih aktif membangun koordinasi dengan berbagai pihak. Kita memiliki program orang tua asuh, Baznas, dan potensi filantropi yang dapat disinergikan. Ini merupakan tanggung jawab bersama agar anak-anak kita memperoleh masa depan yang lebih baik," tegasnya.

Selain itu, Ela membuka peluang kolaborasi melalui program beasiswa daerah bagi anak-anak LKSA yang belum terakomodasi dalam Program Indonesia Pintar (PIP).

"Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga. Pendidikan adalah hak setiap anak yang harus kita perjuangkan bersama," katanya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Ela menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus LKSA Sabilul Hikmah yang telah membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

"Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kita dapat menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Lampung Timur," pungkasnya.(*)

Editor: Muklis