Melantik Dua Kasi, Kajari Lampung Timur Sebut Tugas Bidang Intelijen Paling Berat
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Bidang intelijen merupakan salah satu tugas paling berat di lingkungan kejaksaan. Pasalnya, fungsi intelijen mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari deteksi dini, pengamanan pembangunan, hingga pengumpulan data dan informasi yang menjadi dasar kebijakan penegakan hukum.
Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Timur Pofrizal, saat melantik dua pejabat eselon IV di lingkungan Kejaksaan Negeri setempat, Kamis (19/2/2026).
Pelantikan yang disaksikan jajaran pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Kejari Lampung Timur menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi penegak hukum di Bumi Tuah Bepadan.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Alifin Nurahmana Wanda sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intelijen) serta Desna Indah Meysari sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB).
Kajari Pofrizal menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada kedua pejabat yang baru dilantik. Dia menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Adhyaksa sebagai bagian dari dinamika organisasi.
"Kasi Intelijen ini tugasnya paling berat karena mencakup segala bidang. Informasi menjadi kunci,"ujarnya.
"Saya berharap segera beradaptasi, apalagi belum pernah bertugas di Lampung. Pertahankan prestasi yang sudah baik dari pejabat sebelumnya, bahkan kalau bisa harus lebih baik," lanjutnya.
Menurut Pofrizal, tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, soliditas tim dan kecepatan membaca situasi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung program pembangunan.
Sementara itu, kepada Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Kajari juga menekankan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas. Pengelolaan barang bukti serta pemulihan aset negara, kata dia, harus dilakukan secara transparan, tertib administrasi, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Bidang pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti menyangkut kepercayaan publik. Kelola dengan baik, tertib, dan profesional. Jangan sampai ada celah yang dapat menurunkan citra institusi," pesannya.
Pelantikan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja Kejari Lampung Timur, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang berintegritas, transparan, dan berkeadilan.
Dengan kehadiran pejabat baru di posisi strategis tersebut, Kejaksaan Negeri Lampung Timur optimistis dapat terus menjaga marwah institusi serta memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat Lampung Timur.



