Wabup Azwar Hadi Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Bumi Agung
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, melakukan pemantauan langsung penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Februari–Maret 2026 di Desa Mulyo Asri, Kecamatan Bumi Agung, Senin (25/5/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan pangan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Mulyo Asri itu dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bumi Agung, para kepala desa, BPD, dan LPM se-Kecamatan Bumi Agung juga turut hadir.
Camat Bumi Agung, Aji Wiguna, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah daerah melalui program bantuan pangan tersebut.
“Kehadiran langsung Bapak Wakil Bupati menjadi dorongan bagi kami di kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan pelayanan. Kami siap mendukung penuh pelaksanaan program ini. Koordinasi terus kami lakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Aji.
Dalam sambutannya, Azwar Hadi menegaskan bahwa program bantuan pangan yang digulirkan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
“Monitoring ini penting untuk memastikan penyaluran berjalan tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegas Azwar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyaluran bantuan, mulai dari instansi pusat hingga pemerintah desa dan petugas lapangan.
Azwar menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan program.
“Saya minta seluruh petugas bekerja dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan humanis agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat,” katanya.
Azwar turut menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk melakukan pengawasan aktif serta menjaga koordinasi yang baik di lapangan.
Setiap kendala, baik terkait data penerima maupun distribusi, diminta segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Ia berharap bantuan pangan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi saat ini.
“Program ini adalah wujud pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga mendapatkan haknya secara layak,” ujar Azwar.
Pada tahap pertama tahun 2026, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa beras, tetapi juga minyak goreng.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per bulan.(*)



