Plt. Bupati Lampung Tengah Kucurkan Rp200 Juta Dukung Gotong Royong Perbaikan Jalan Mujirahayu
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TENGAH Menindaklanjuti video viral beberapa hari terakhir tentang swadaya masyarakat dalam pembangunan jalan di Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputih Agung, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, turun langsung meninjau lokasi pada Rabu (22/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, I Komang Koheri mengapresiasi semangat gotong royong warga yang secara mandiri berinisiatif memperbaiki akses jalan di wilayahnya.
“Kami dari pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kampung Mujirahayu yang telah menunjukkan semangat gotong royong. Ini sejalan dengan falsafah bangsa kita. Namun, pemerintah juga tidak menutup mata bahwa persoalan utama kita saat ini memang berada pada sektor infrastruktur,” ujar I Komang Koheri.
Sebagai wujud komitmen, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 Juta melalui APBD Perubahan untuk membantu pembangunan jalan di Kampung Mujirahayu dan Kampung Gayau Sakti.
Anggaran tersebut akan difokuskan pada perbaikan ruas jalan penghubung Candirejo–Dono Arum yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik, terutama akibat bencana alam seperti penurunan badan jalan.
“Kami akan membantu penanganan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah, khususnya di lokasi rawan bencana. Untuk ruas jalan yang kondisinya masih memungkinkan, akan dilakukan pengaspalan. Sementara itu, titik-titik rawan akan dilakukan pengecoran agar lebih kuat dan tahan lama,” jelasnya.
I Komang Koheri menegaskan, pelaksanaan pembangunan tidak sepenuhnya berbasis proyek, melainkan tetap mengedepankan partisipasi aktif masyarakat melalui pola gotong royong dengan tetap memerhatikan standar teknis.
“Anggaran ini akan kami salurkan melalui pemerintah kampung. Pelaksanaannya bukan semata-mata proyek, tetapi tetap mengedepankan semangat gotong royong masyarakat. Tenaga kerja berasal dari masyarakat, namun tetap mengikuti standar teknis agar hasilnya berkualitas,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Lampung Tengah. Saat ini, kondisi jalan mantap provinsi Lampung di wilayah Lampung Tengah disebut telah mencapai sekitar 92 persen.
“Saya optimistis kondisi jalan di Lampung Tengah akan semakin baik. Target kami adalah fungsional terlebih dahulu, terutama di daerah rawan. Titik-titik kritis akan kami cor sepanjang 200 hingga 300 meter, sementara ruas yang tidak terlalu parah akan kami aspal agar penggunaan anggaran lebih efisien,” pungkasnya.
Dengan langkah cepat dan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur jalan di Lampung Tengah diharapkan berjalan lebih optimal dan merata, sehingga mampu memperkuat konektivitas serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.(*)



