Peringati Hari Kartini, TP PKK Lampung Timur Dorong Perempuan Melek Keuangan dan Berdaya Saing

Peringati Hari Kartini, TP PKK Lampung Timur Dorong Perempuan Melek Keuangan dan Berdaya Saing
Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, dalam Acara Peringatan Hari Kartini BPU Batanghari / Humas

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Lampung Timur dijadikan momentum untuk mendorong perempuan semakin berdaya, mandiri, dan memiliki daya saing, terutama di bidang pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha.

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, Huzaimah Azwar Hadi, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh sebatas seremoni, melainkan harus menjadi pemicu kemajuan bagi perempuan.

“Peringatan Hari Kartini harus menjadi inspirasi bagi perempuan untuk terus berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya dalam kegiatan literasi keuangan bagi perempuan yang digelar di BPU Kecamatan Batanghari, Selasa (28/4/2026).

Huzaimah menyebutkan, saat ini perempuan memiliki banyak peluang untuk maju dan mengambil peran penting di berbagai sektor. 

Ia mencontohkan sejumlah posisi strategis di Lampung Timur yang kini diisi oleh perempuan, mulai dari kepala daerah hingga pimpinan lembaga.

“Perempuan harus terus maju dan berkembang. Banyak perempuan yang kini memegang peranan penting di Lampung Timur. Ini membuktikan bahwa perempuan mampu berdaya dan berkontribusi besar bagi pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan saat yang tepat untuk kembali mengingat dan meneladani perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengingat perjuangan Kartini dalam membuka jalan bagi perempuan agar dapat mengenyam pendidikan dan berperan aktif dalam pembangunan,” katanya.

Azwar Hadi menilai, perempuan saat ini memiliki peran strategis, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan edukasi seperti ini, perempuan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan kemandirian, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Lampung yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bagi masyarakat Lampung Timur.

“Literasi keuangan sangat penting agar masyarakat mampu mengelola keuangan dengan baik, terhindar dari praktik keuangan ilegal, serta dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam mengatur keuangan rumah tangga maupun dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah.

“Semangat Kartini harus terus kita jadikan inspirasi untuk menjadi perempuan yang maju, berdaya, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Lampung Timur, Bumei Tuwah Bepadan yang kita cintai,” pungkas Azwar Hadi.(*)

Editor: Suprapto