Wamensos Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Siap Beroperasi Juli 2026
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, meninjau langsung progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Islamic Center Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (11/6/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pendidikan menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 14 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wamensos didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Agus Jabo menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat permanen, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami mengecek secara langsung sejauh mana proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Pada 14 Juli nanti, tahun ajaran baru dimulai dan kita sudah menerima siswa,” ujar Agus Jabo.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menjelaskan bahwa pada tahap awal Sekolah Rakyat akan menampung 270 siswa dari tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang terdiri dari tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 30 siswa per rombel.
“Untuk SD, SMP, dan SMA masing-masing 90 siswa, sehingga totalnya 270 siswa. Selain itu, terdapat 64 siswa yang sudah belajar di Sekolah Rakyat rintisan,” jelas Ela.
Menurut Agus Jabo, jumlah calon siswa yang telah mengikuti asesmen bahkan melebihi kuota. Oleh karena itu, Kementerian Sosial tengah menyiapkan skema tambahan agar lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan.
Meski pembangunan masih menyisakan sekitar 20 persen pekerjaan, Agus Jabo optimistis target penyelesaian pada 20 Juni 2026 dapat tercapai.
“Kami optimistis. Jika tenaga kerja kurang, akan ditambah. Jika material kurang, akan segera dimobilisasi. Menteri Pekerjaan Umum juga telah meminta agar seluruh kekurangan segera dilengkapi,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Lampung Timur yang telah menyediakan lahan. Di Provinsi Lampung saat ini sudah ada dua Sekolah Rakyat permanen yang dibangun, yakni di Lampung Timur dan Kota Baru. Ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan arahan Presiden agar setiap daerah memiliki minimal satu Sekolah Rakyat,” katanya.
Sementara itu, Ela Siti Nuryamah menyampaikan bahwa progres pembangunan telah mencapai sekitar 78 persen dan terus dipercepat agar dapat digunakan sesuai jadwal.
“Kami terus bekerja maksimal. Pembangunan sudah mencapai 78 persen dan diharapkan pada 14 Juli nanti sudah dapat digunakan. Proses rekrutmen siswa juga tengah berlangsung dan akan segera difinalisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tidak patah semangat. Ini adalah wujud kerja keras bersama agar Sekolah Rakyat 2026 benar-benar dapat beroperasi di Lampung Timur,” pungkasnya.(*)

