Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD, TNI Berduka
LAMPUNGKU.ID, JAKARTA Kabar duka menyelimuti Indonesia. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu,(31/5/ 2026), di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU).
Kepergian mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019 itu meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga besar TNI dan masyarakat luas.
Semasa hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga kedaulatan negara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan kabar tersebut.
"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD,” ujarnya.
Setelah dinyatakan wafat, jenazah almarhum dibawa menuju ruang pemulasaraan di RSPAD sebelum dikeluarkan ke rumah duka di kawasan Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Prosesi penghormatan dilaksanakan secara militer, dengan peti jenazah diselimuti bendera Merah Putih sebagai bentuk penghargaan atas jasa pengabdiannya kepada negara.
Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 21 April 1950. Ia merupakan putra dari Mayor Jenderal TNI (Purn) Musannif Ryacudu.
Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002–2005, sebelum kemudian dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pada era Presiden Joko Widodo dari tahun 2014 hingga 2019.
Almarhum wafat dalam usia 76 tahun. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia militer dan pertahanan Indonesia, mengingat perannya yang panjang dan strategis dalam berbagai penugasan serta kebijakan pertahanan nasional. (*)



