Jalan Provinsi Penghubung Lampung Timur–Lampung Tengah Rusak Parah, Warga Khawatir Makan Korban Jiwa

Jalan Provinsi Penghubung Lampung Timur–Lampung Tengah Rusak Parah, Warga Khawatir Makan Korban Jiwa
Kondisi Ruas Jalan Gedong Dalem Menuju Kota Gajah Rusak Parah

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah, tepatnya dari Desa Gedong Dalam (Lampung Timur) hingga Kota Gajah (Lampung Tengah), rusak parah di sejumlah titik. Terpantau pada Jumat (1/5/2026), kerusakan terparah terjadi pada jalan sepanjang kurang lebih 15 kilometer.

Tiga titik rusak berat berada di Desa Sukaraja Nuban, Kecamatan Batanghari Nuban, satu titik di Desa Cempaka Nuban, serta beberapa titik lainnya di Desa Kedaton Induk, tepatnya di sekitar Jembatan Way Raman dekat pabrik singkong. Kondisi jalan yang berlubang dalam dan permukaan yang tidak rata dinilai membahayakan pengguna jalan.

Menurut warga yang kerap melintas, kondisi tersebut sering memicu kecelakaan dan merusak kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Kedalaman lubang bisa mencapai sekitar 50 sentimeter dengan diameter hingga 2 meter bahkan lebih. Kadang-kadang lubang tidak terlihat karena tertutup genangan air saat musim hujan,” ujar Andi, salah seorang pengguna jalan.

“Kalau kendaraan terperosok ke lubang itu, hampir pasti terjadi kecelakaan dan kerusakan pada kendaraan,” lanjutnya.

Sementara, Warsino, warga Sukaraja Nuban yang rumahnya persis di depan salah satu titik kerusakan, mengaku hampir setiap hari membantu pengendara yang mengalami kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

“Saya sudah sering membantu pengendara yang jatuh atau kendaraannya rusak di depan rumah saya. Kami khawatir kalau dibiarkan, nanti akan ada korban jiwa,” tutur Warsino.

Masyarakat sekitar berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan sebelum kondisi makin memburuk.

“Kami sangat berharap instansi pemerintah terkait bisa segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi kecelakaan yang lebih parah,” tambahnya.

Harapan serupa disampaikan tokoh adat Desa Sukaraja Nuban, Fatoni Ahmad gelar Suttan Kanjeng. 

Ia menegaskan bahwa ruas jalan poros tersebut merupakan salah satu urat nadi perekonomian warga.

“Kami memohon kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung agar segera memperbaiki jalan ini,” ujarnya.

“Ruas jalan ini adalah poros utama di ibu kota Kecamatan Batanghari Nuban yang merupakan urat nadi perekonomian. Jika tidak segera diperbaiki, selain menimbulkan banyak kecelakaan, juga akan mengganggu transportasi angkutan hasil pertanian warga,” kata Fatoni Ahmad. (*)

Editor: Muklis