FGD Penanggulangan Kemiskinan, Bupati Ela Dorong Aksi Nyata di Lima Kecamatan Prioritas
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Sejumlah wilayah menjadi prioritas penanggulangan kemiskinan karena menjadi penyumbang angka kemiskinan tertinggi di Kabupaten Lampung Timur. Adapun wilayah tersebut diantaranya kecamatan Labuhan Maringgai, Sukadana, Jabung, Sekampung Udik dan Melinting.
Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah secara virtual saat membuka Forum Group Discussion (FGD) penanggulangan kemiskinan di Aula Bappeda kabupaten setempat, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rustam Effendi, didampingi Kepala Bappeda Agusrina Syaka, Inspektur Tarmizi, Kepala BPS Lampung Timur Zulkifli, serta dihadiri para kepala OPD terkait, Kabag dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Ela menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, dengan melibatkan seluruh perangkat daerah di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
"Upaya pengentasan kemiskinan harus dibreakdown secara detail hingga level paling bawah, mulai dari kecamatan, desa, dusun, hingga kepala keluarga (KK),ini penting,” tegas Bupati dalam arahannya.
Dia meminta seluruh stakeholder turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi riil masyarakat, tidak cukup hanya di balik meja, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan.
“Selain tugas khusus administratif, semua harus turun ke lapangan, berdialog langsung dengan masyarakat, dan memetakan kebutuhan mereka mulai dari kebutuhan pangan, gizi, sanitasi, hingga aspek pelayanan dasar lainnya.” ujarnya.
Bupati juga mendorong koordinasi intensif dengan BPS untuk memastikan validitas data kemiskinan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun peternakan.
Dia menilai potensi daerah pesisir dan sektor perikanan menjadi salah satu fokus penting yang perlu dikembangkan sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, OPD terkait diminta melakukan pemetaan potensi sekaligus mencari solusi konkret bagi masyarakat, khususnya nelayan dan petani.
Lebih lanjut, Bupati berharap adanya inovasi program yang mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan.
"Meskipun saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Timur mengalami penurunan sebesar 1,04 persen, namun posisi angka kemiskinan masih tergolong tinggi di tingkat Provinsi Lampung,"sebutnya.
“Saya yakin dengan kerja bersama Sakai Sambayan membangun Lampung Timur, angka kemiskinan bisa terus ditekan,"pungkasnya.



