Mirza Perkuat Jabung sebagai Pusat Budaya Lampung dan SDM Unggul
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan masa depan Lampung harus berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri silaturahmi bersama para penyimbang adat Marga Jabung di Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong Yang Dipertuan ke-23 itu menjadi ajang mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat adat sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya Lampung di tengah arus pembangunan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau Desa Budaya dan Wisata Negara Batin serta lokasi pengembangan pupuk organik cair. Kunjungan kerja juga dilanjutkan ke sejumlah desa di Kecamatan Gunung Pelindung, Melinting, dan Sekampung Udik.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Lampung beserta rombongan yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya daerah.
"Adat bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan pedoman hidup yang mengajarkan penghormatan, persaudaraan, musyawarah, serta keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan para pemangku adat harus terus diperkuat," ujar Azwar Hadi.
Menurut Azwar, Lampung Timur memiliki potensi wisata budaya yang besar, terutama di Desa Negara Batin yang masih mempertahankan nilai-nilai adat dan kearifan lokal hingga saat ini.
"Kami berkomitmen mengembangkan desa wisata budaya, membina sanggar seni, melestarikan rumah adat, serta mendorong generasi muda agar mencintai budaya Lampung," katanya.
Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur tidak boleh menghilangkan identitas masyarakat Lampung.
"Kita berbicara tentang masa depan, tetapi juga harus melihat dari mana kita berasal. Budaya adalah fondasi yang menjaga karakter masyarakat. Jika budayanya hilang, identitas Lampung juga akan hilang," tegas Mirza.
Pada kesempatan tersebut, Mirza mengumumkan sejumlah program pembangunan untuk Kecamatan Jabung.
Salah satunya adalah Program Kelas Cangkok yang memberikan kesempatan kepada 20 siswa SMP asal Jabung untuk melanjutkan pendidikan di SMA terbaik di Provinsi Lampung dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah.
Program tersebut mencakup biaya pendidikan, asrama, buku pelajaran, hingga perlengkapan sekolah.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan menuju Jabung, memperkuat hilirisasi sektor pertanian melalui industri pengolahan jagung dan pakan ternak berbasis masyarakat, serta mendorong program satu desa satu sarjana dan satu desa satu hafiz Al-Qur'an.
Di sektor kebudayaan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menghidupkan kembali desa-desa budaya. Desa Negara Batin menjadi salah satu kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat pelestarian budaya dengan tetap mempertahankan nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur.
Mirza menilai Jabung memiliki sejarah penting sebagai wilayah yang melahirkan banyak tokoh dari berbagai kebuaian di Lampung sehingga potensinya perlu terus dijaga dan dikembangkan.
"Kami ingin bukan hanya anak-anak Jabung yang belajar di Bandar Lampung, melainkan juga masyarakat dari luar daerah datang ke Jabung untuk mempelajari budaya dan karakter masyarakat Lampung," ujarnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah untuk terus bergotong royong mendukung pembangunan daerah.
"Saya optimistis melalui penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan pembangunan ekonomi berbasis potensi desa, Lampung Timur, khususnya Kecamatan Jabung, akan semakin maju dan dikenal karena prestasi serta nilai-nilai budayanya," pungkasnya.(*)

