Bupati Lampung Timur Dukung Penempelan Stiker Penerima Bansos dengan Syarat Ketat

Bupati Lampung Timur Dukung Penempelan Stiker Penerima Bansos dengan Syarat Ketat
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah (foto Istimewa)

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berencana menerapkan kebijakan penempelan stiker penanda bagi penerima bantuan sosial (bansos). Kebijakan ini mendapat dukungan dari Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dengan catatan harus dilakukan melalui mekanisme yang terukur guna menghindari stigma negatif dan diskriminasi di masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ela saat ditemui usai kegiatan jalan sehat di Lapangan Sribawono, Sabtu (8/11/2026).

“Saya pada prinsipnya setuju, tetapi harus ada mekanisme serta ketentuan yang jelas. Jangan sampai kebijakan ini justru menimbulkan polemik atau terkesan mendiskriminasi penerima bantuan,” tegas Ela.

Menurut Ela, penempelan stiker tersebut tidak akan menyasar seluruh rumah penerima manfaat bantuan pemerintah, melainkan dikhususkan bagi kategori golongan mampu yang masih terdaftar sebagai penerima bantuan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketepatan sasaran distribusi bantuan agar benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Lebih lanjut, ia memberikan penegasan terkait sanksi bagi penerima yang menolak aturan tersebut. “Mekanismenya tidak semua rumah ditempeli stiker. Fokusnya hanya pada kategori golongan mampu. Jika warga yang bersangkutan menolak rumahnya diberi stiker, maka mereka diwajibkan membuat surat pernyataan pengunduran diri sebagai penerima bantuan,” tambahnya.

Kebijakan ini mencuat setelah adanya desakan dari masyarakat yang menyoroti bahwa distribusi bantuan sosial selama ini dinilai belum tepat sasaran. Menanggapi aspirasi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur telah melayangkan surat resmi kepada Dinas Sosial. Surat tersebut berisi desakan untuk segera melaksanakan penempelan stiker sekaligus melakukan validasi ulang data penerima bantuan sosial di wilayah Lampung Timur agar data yang tersaji lebih akurat dan transparan.(*)

Editor: Muklis