1.700 SPPG Disanksi: Porsi Makan Bergizi Gratis Diperkecil, Ayam 8 Potong Jadi 20

1.700 SPPG Disanksi: Porsi Makan Bergizi Gratis Diperkecil, Ayam 8 Potong Jadi 20
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto / Istimewa

LAMPUNGKU.ID, JAKARTA Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengungkapkan sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah diberhentikan sementara karena terbukti mengurangi porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau tidak salah ada 1.700-an SPPG yang sudah disuspend oleh BGN untuk diperbaiki. Ini adalah bentuk keseriusan BGN dalam mengelola SPPG agar berkualitas, sesuai spesifikasi dan standardisasi yang telah ditetapkan,” ujar Aris dalam acara APPMBGI National Summit di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Aris menjelaskan, salah satu pelanggaran yang ditemukan Bappisus adalah pengurangan ukuran lauk dalam menu MBG. Ia mencontohkan pemotongan daging ayam yang seharusnya menjadi delapan bagian, namun diperkecil hingga menjadi 20 bagian.

“Termasuk ukuran-ukuran lauk. Misalnya daging ayam, seharusnya dipotong menjadi delapan bagian, tetapi ini dipotong menjadi 12, 16, bahkan 20 sehingga menjadi sangat kecil. Untuk lele juga begitu, seharusnya beratnya sudah ditentukan berapa gram per ekor. Semuanya harus disesuaikan dengan spesifikasi supaya standar gizi dan kualitas makanan untuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok lainnya tetap terpenuhi,” beber Aris.

Ia menegaskan tidak boleh ada pengurangan porsi maupun penurunan kualitas menu MBG dalam bentuk apa pun.

“Pada prinsipnya, saya sampaikan kepada seluruh SPPG agar tetap menjaga spesifikasi makanan yang sudah ditetapkan BGN. Jangan mengurangi ukuran, dan kualitasnya pun harus sama-sama dijaga, baik kualitas makanan, kualitas air, kualitas penyajian, maupun kualitas dapur,” tegasnya.

“Supaya apa yang dimakan anak-anak kita dalam keadaan higienis, sehat, dan bergizi,” pungkas Aris.(*)

Editor: Muklis