BNNK Lampung Timur Catat 136 Rehabilitasi Pengguna Narkoba, Tertinggi se-Sumatera, Peringkat Ke-4 Nasional
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Lampung Timur masuk kategori mengkhawatirkan. Peredaran barang haram tersebut semakin masif di kabupaten berjuluk Bumei Tuwah Bepadan itu.
Fakta tersebut terungkap dalam Workshop Penggerak P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur di Saung Iwan, Labuhan Ratu, Selasa (20/10/2026).
Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana, mengungkapkan fakta mencengangkan. Lampung Timur menduduki peringkat ke-4 nasional dan tertinggi se-Sumatera dalam jumlah rehabilitasi pengguna narkoba.
“Tercatat ada 136 orang yang telah kita rehabilitasi,” tegas Maman.
Menurutnya, data tersebut menjadi dilema. Di satu sisi, pihaknya prihatin karena penyalahgunaan narkoba meningkat. Namun, di sisi lain, terdapat hal positif, yakni meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjalani rehabilitasi.
“Orang tua dan desa-desa mulai sadar untuk merehabilitasi warganya. Bahkan, minggu kemarin BNNK mengirim orang ke Rumah Sakit Jiwa,” tuturnya.
Maman menegaskan, proses rehabilitasi di BNNK tidak dipungut biaya, tidak diproses hukum, dan identitas pasien dijamin kerahasiaannya. Syaratnya, mereka datang atas kesadaran sendiri.
“Kami mengajak kawan-kawan media untuk bergandengan tangan dalam sosialisasi pencegahan narkoba, terutama di kalangan anak muda yang memang rentan terpengaruh,” ajaknya.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Lampung Timur yang hadir sebagai narasumber memaparkan sanksi hukum dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Asas legalitas harus ada undang-undang yang mengatur, asas praduga tak bersalah, dan pidana adalah konsekuensi terakhir bagi pemakai,” jelas perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Timur.
Dalam workshop tersebut, peserta juga membahas jenis-jenis narkoba, proses rehabilitasi, serta strategi penyampaian edukasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini di tengah masyarakat.(*)

