240 Rumah di Purwodadi Mekar Kini Nikmati Air Bersih, Bupati Ela Apresiasi PLN Peduli

240 Rumah di Purwodadi Mekar Kini Nikmati Air Bersih, Bupati Ela Apresiasi PLN Peduli
Peresmian program tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN di Desa Purwodadi mekar

LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Sebanyak 240 rumah warga Desa Purwodadi Mekar, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, kini menikmati manfaat fasilitas air bersih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kreasi.

Program penyediaan air bersih tersebut menjadi langkah nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengapresiasi kontribusi PLN, LKS Kreasi, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Purwodadi Mekar.

Menurut Ela, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat merupakan salah satu upaya penting untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

"Menebar kebaikan tidak perlu bertanya siapa, dari mana, apa agamanya, atau apa jabatannya. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain," ujar Ela.

Ela secara khusus menyampaikan apresiasi kepada LKS Kreasi yang dipimpin Sudarsih, PLN, serta Aris, warga asal Kecamatan Batanghari yang bekerja di Riau dan turut menginisiasi upaya membantu kampung halamannya.

Ela menilai kepedulian terhadap daerah asal merupakan hal positif yang perlu terus dikembangkan, terlebih apabila diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Terima kasih kepada PLN, Ibu Sudarsih beserta tim, Pak Aris, dan seluruh pihak yang sudah berkolaborasi. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Purwodadi Mekar," katanya.

Selain mengapresiasi program air bersih, Ela menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur desa harus dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memiliki data yang akurat mengenai berbagai persoalan di setiap desa agar program pembangunan tepat sasaran.

Ela meminta kepala desa dan camat melakukan pendataan secara terperinci terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari akses air bersih, perbaikan jalan, pelayanan kesehatan, kepesertaan BPJS, hingga administrasi kependudukan.

"Kalau masyarakat membutuhkan air bersih, jalan yang baik, BPJS, atau pelayanan administrasi kependudukan, semuanya harus didata. Kepala desa dan camat harus mengetahui kebutuhan warganya sehingga bisa kita perjuangkan bersama," tegasnya.

Terkait kebutuhan infrastruktur jalan di Purwodadi Mekar, Ela menyebut persoalan tersebut akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti pada 2027. Ia juga meminta perangkat daerah terkait berkoordinasi guna memastikan status jalan dan kemungkinan penanganannya sesuai kewenangan pemerintah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah tertentu, tetapi harus menjangkau seluruh masyarakat berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Ela juga mendorong agar program penyediaan air bersih melalui kolaborasi serupa dapat diperluas ke desa-desa lain di Lampung Timur yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama wilayah dengan tingkat kerentanan sosial yang tinggi.

Sementara itu, fasilitas air bersih di Desa Purwodadi Mekar dilaporkan menjangkau 240 rumah warga dengan jaringan pipa sepanjang sekitar 4.000 meter. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

Ela mengingatkan warga agar bersama-sama menjaga dan merawat sarana yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ela berharap sinergi antara pemerintah daerah, PLN melalui program TJSL PLN Peduli, lembaga sosial, dan masyarakat terus diperkuat untuk memperluas akses terhadap kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Lampung Timur.

"Fasilitas air bersih ini harus kita jaga bersama. Semoga manfaatnya terus dirasakan masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah membantu," pungkasnya.(*)

Editor: Muklis