Verifikasi Faktual PKPD 2026, Bupati Ela Tegaskan Komitmen Wujudkan “Lampung Timur Makmur Lestari”
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lampung Timur menjalani Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten setempat, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penilaian PKPD Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Independen bersama Bappeda Provinsi Lampung.
Proses tersebut bertujuan untuk menilai kesesuaian dokumen perencanaan, capaian pembangunan daerah, serta implementasi program-program unggulan yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Verifikasi PKPD dari Bappeda Provinsi Lampung dan Tim Penilai Independen yang dipimpin Prof. Dr. Wan Abbas Zakaria serta Prof. Dr. Agi Al Idrus. Turut hadir Kepala Bappeda Lampung Timur Verzanita Hasan beserta jajaran, Plt Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, BKPPD, Dinas Koperasi, Dinas Pendidikan, UPTD KPTPHP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP), serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Lampung Timur Verzanita Hasan memaparkan berbagai capaian pembangunan serta program unggulan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah.
Beberapa program yang disampaikan antara lain dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), optimalisasi potensi ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas BUMDes dan koperasi, dukungan terhadap Lampung sebagai lumbung pangan nasional, inisiasi pengembangan energi terbarukan, stabilisasi harga pangan dan produk lokal, pemerataan akses serta mutu pendidikan, peningkatan konektivitas melalui penanganan jalan desa dan jalan lingkungan, hingga program Desaku Maju.
Menanggapi pemaparan tersebut, Tim Verifikator PKPD Provinsi Lampung menekankan pentingnya penyajian data yang menunjukkan kondisi sebelum dan sesudah (before after) pelaksanaan program.
Menurut tim verifikator, penjelasan mengenai perubahan yang terjadi menjadi indikator penting dalam mengukur tingkat keberhasilan program serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah yang mengikuti kegiatan secara daring menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung lantaran sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Meski demikian, Dia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran tim verifikator dari Provinsi Lampung.
“Kami memandang proses verifikasi faktual ini sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk memperoleh masukan, koreksi, sekaligus penguatan terhadap berbagai upaya pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga desain program yang selaras dengan RPJMD,” ujar Bupati Ela.
Bupati juga menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Lampung Timur saat ini adalah “Lampung Timur Makmur Lestari”, yang menjadi arah kebijakan pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan RKPD Kabupaten Lampung Timur.
“Tema ini mengandung makna yang mendalam, yaitu komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan pelayanan publik yang berkualitas, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Ela menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat diwujudkan secara instan. Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM dan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa, seiring dengan peningkatan capaian Standar Pelayanan Minimal yang menjadi kewajiban pemerintah daerah,” tegasnya.
Usai sesi pemaparan, tim verifikator melakukan pendalaman terhadap dokumen pendukung, data capaian indikator pembangunan, serta sinkronisasi program unggulan daerah dengan prioritas pembangunan Provinsi Lampung dan pemerintah pusat.
Melalui kegiatan verifikasi faktual ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap memperoleh penilaian yang objektif terhadap kinerja pembangunan daerah. Selain itu, hasil verifikasi diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Lampung Timur.(*)

