Sekda Rustam Sebut Bantuan Beras Stimulus Ekonomi, Bulog Siap Ganti Jika Kualitas Tak Standar
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Juli sampai September 2026 kepada 13.152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 20 desa di Kecamatan Sukadana.
Penyerahan bantuan pangan beras secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Timur, Rustam Efendi, yang hadir mewakili Bupati Lampung Timur di Balai Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana, Jumat (11/9/2026).
Turut mendampingi Sekda, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (KPTPH) Lampung Timur, Agustinus Eko Kurniawan dan jajarannya serta Koordinator Lapangan Bantuan Pangan (Korlap Bangpan) Bulog, Dayu.
Sekda Rustam Efendi menjelaskan bahwa dari total belasan ribu penerima tersebut, Desa Pasar Sukadana mendapatkan alokasi yang cukup besar.
"Untuk Desa Pasar Sukadana tercatat sebanyak 1.088 penerima manfaat," ujar Sekda.
Sekda Rustam menegaskan bahwa program bantuan pangan beras ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Program ini sekaligus menjadi bagian dari kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membantu meringankan beban hidup warga," ungkap Sekda.
Lebih lanjut sekda menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) mendistribusikan bantuan pangan tersebut secara berkala untuk menjaga stabilitas pangan di tingkat keluarga.
"Bantuan ini diberikan per 3 bulan sekali kita salurkan kepada penerima manfaat. Sehingga tidak ada kesenjangan ekonomi dan mengurangi beban masyarakat karena kondisi ekonomi yang harus kita dongkrak bersama," jelas Rustam.
Dia berharap program dari pemerintah pusat ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah, serta menjadi motor penggerak bagi pemulihan ekonomi daerah.
"Sebenarnya ini sebagai stimulus atau perangsang, bahwa kita akan mampu menopang pertumbuhan ekonomi semakin baik dan mengurangi kemiskinan ekstrem. Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Koordinator Lapangan Bantuan Pangan (Korlap Bangpan), Dayu, memastikan bahwa beras yang didistribusikan kepada masyarakat hari ini memiliki kualitas baik dan layak untuk dikonsumsi.
"Kami sudah memantau sejak di gudang hinga pendistribusian. Namun, jika ditemukan ada beras yang tidak sesuai standar, langsung laporkan ke Bulog. Akan kami ganti secepatnya," tegas Dayu.

