Serahkan 40 Alsintan, Bupati Ela : Bukan Sekedar Bantuan, Produktivitas Pertanian Harus Naik
LAMPUNGKU.ID, LAMPUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten setempat.
Penyerahan bantuan 40 alsintan secara simbolis ini dilakukan oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah di Gedung Tani, Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, Kamis (10/9/2026).
Turut mendampingi bupati, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (KPTPH) Lampung Timur, Agustinus Eko Kurniawan beserta jajarannya.
Bantuan alsintan tersebut terdiri dari empat jenis, yakni traktor roda dua, rice transplanter, traktor roda empat, dan pompa air. Bantuan diharapkan dapat menunjang aktivitas para petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Lampung Timur.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Menurutnya, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung Timur mencapai sekitar 37 persen.
“Jadi jelas orientasi visi dan misi kami adalah memaksimalkan hasil produktivitas pertanian,” kata Ela.
Dia menjelaskan, bantuan alat pertanian diberikan kepada komunitas petani melalui gapoktan yang menaungi kelompok-kelompok tani. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data dan prosedur yang telah ditetapkan, termasuk nomor register serta wilayah garapan masing-masing kelompok.
“Tidak akan turun kalau tidak berbasis data dari kabupaten. Rekomendasi ini merupakan bagian dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Ela berharap bantuan alsintan yang diberikan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan hasil produksi.
“Maksimalkan untuk anggota. Jangan digeser ke titik lain selama anggota belum memakai. Apalagi digeser ke kabupaten lain, ini akan menjadi pengawasan dan pantauan dari Dinas Pertanian,” tegasnya.
Selain itu, Bupati meminta seluruh penerima bantuan menggunakan alsintan sesuai aturan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Saya akan terus mengingatkan untuk memaksimalkan pemanfaatan alsintan. Jangan hanya mau meminta dan menerima saja, tetapi harus dihitung nilai produktivitas dari target hasil pertanian masing-masing kecamatan,” tandasnya.
Ela juga meminta ketua kelompok tani maupun gapoktan untuk meningkatkan kedisiplinan anggotanya dalam memanfaatkan bantuan tersebut.
“Koordinator atau ketua kelompok tani harus mendisiplinkan anggotanya. Kalau anggotanya sudah selesai, bahkan gapoktannya juga sudah memanfaatkan secara maksimal, itu merupakan bagian dari tanggung jawab,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Poktan Murah Rezeki desa Gondang Rejo ,Kecamatan Pekalongan, Sucipto, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ela atas bantuan pompa air yang sangat dibutuhkan kelompoknya.
“Kebetulan lokasi lahan pertanian desa kami ini berada di ujung jaringan irigasi, jadi dengan adanya pompa air ini akan mempercepat pola tanam kami,” ungkapnya.(*)

